Artikel Blog

Perbedaan Kabel Straight dan Crossover

Urutan warna kabel LAN penting untuk diketahui agar komputer bisa terhubung ke router dan internet dengan benar. Namun, warna kabel LAN memiliki warna yang berbeda-beda. Saat mengurutkan warna kabel tidak boleh sembarangan karena komputer Anda tidak bisa terhubung ke internet. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat memasang kabel LAN.

Untuk Anda yang sedang mempelajari jaringan, salah satu kabel yang sering digunakan dalam jaringan adalah model UTP (Unshielded Twisted Pair). Kabel UTP merupakan kabel yang digunakan untuk menghubungkan berbagai perangkat keras jaringan ke komputer.

Kabel UTP juga biasa digunakan untuk membangun jaringan LAN. Kabel UTP lebih disukai karena harganya murah dan bisa mentransfer data hingga 100 Mbps. Nah, jika Anda pernah membuka kabel UTP akan ada 8 buah kabel dengan warna berbeda-beda. Setiap urutan warna kabel LAN tersebut punya fungsinya masing-masing.

Apa itu kabel straight

Kabel straight merupakan terminasi kabel yang menggunakan standar yang sama pada ujung kabelnya. Di mana EIA / TIA 568A atau EIA / TIA 568B di kedua sisi kabel? Sederhananya, urutan warna pada kedua sisi kabel adalah sama. Dengan kabel lurus, pin 1 terhubung ke pin 1 di satu sisi dan pin 2 di sisi lain.

Oleh karena itu, jika komputer mengirimkan data ke switch melalui pin 1 dan 2 dan langsung melalui kabel. Saklar menerima data melalui pin 1 dan 2. Ini karena, seperti pin 1 dan 2 pada komputer, pin 1 dan 2 pada kabel switch tidak digunakan untuk mengirim data. Saklar kemudian menggunakan pin 3 dan 6 untuk menerima data di komputer. Hal ini dikarenakan komputer menerima data pada pin 3 dan 6.

Penggunaan kabel straight tidak sembarangan, yaitu:

  • Hubungkan dua hub/switch ke satu hub/switch ke port uplink dan yang lainnya ke port biasa.
  • Sambungkan ke komputer yang memiliki port reguler di sakelar.
  • Hubungkan port WAN router Anda ke port LAN kabel atau modem DSL Anda.
  • Hubungkan port LAN router ke port uplink switch.

Apa itu Kabel Crossover

Untuk kabel crossover, gunakan EIA/TIA 568A di satu sisi kabel dan EIA/TIA 568B di sisi lain kabel. Lihat sekilas pada satu sisi kabel untuk melihat apakah kabel lurus atau menyamping. Jika urutan warna kawat untuk pin 1 adalah putih-hijau, maka kawat adalah kawat lateral (meskipun kawat adalah kabel lurus karena memiliki rentang warna yang sama di sisi lain, yaitu sama putih-hijau dengan pin 1. Untungnya, bagaimanapun, kebanyakan kabel menggunakan standar EIA/TIA568B di kedua sisi kabel.

  • Penggunaan kabel crossover tidak sembarangan, sehingga …
  • Hubungkan komputer Anda ke port uplink Switch menghubungkan port LAN router ke port normal HUB / switch
  • Hubungkan kedua HUB/switch ke port reguler antara kedua HUB/switch.
  • Hubungkan dua komputer secara langsungHubungkan komputer Anda ke port LAN modem kabel / DSL Anda.

Perbedaan Kabel Cross dengan Straight

Selain crossover, salah satu jenis kabel UTP lainnya yaitu kabel straight. Berbeda dengan crossover, kabel straight memiliki cara pemasangan yang sama dari ujung satu ke ujung lainnya. Jika crossover digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama, maka kabel straight adalah kebalikannya yakni sebagai penghubung dua perangkat berbeda. Misalnya, komputer dengan switch, komputer dengan router, switch dengan hub, dan sebagainya.

penggunaan kabel cross biasanya tidak digunakan secara menyeluruh. Dari delapan buah kabel, setidaknya empat kabel saja yang sering dimanfaatkan. Dimana keempat kabel tersebut berguna untuk menerima dan mengirim paket data antar perangkat.

Referensi :

//https://www.bhinneka.com/blog/urutan-warna-kabel-lan/

//https://www.dewaweb.com/blog/apa-itu-kabel-cross/

//https://www.anakteknik.co.id/107068039341868953562/articles/perbedaan-kabel-straight-dan-cross-yang-harus-anda-ketahui